Bapak Amat Tewas di Tembak oleh Aparat Brimob Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
(Penembakan Petani Desa Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi)
“SBY dapat dana, Rakyat Kehilangan Tanah dan Nyawa”
Hari ini tanggal 8 Nopember 2010, telah terjadi tindakan kekerasan terhadap petani di Desa Senyerang, Kecamatan senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi, yang mengakibatkan satu orang petani tewas ditembak dan beberapa yang lain luka-luka. Korban penembakan bernama Amat, ditembak tepat di kepala. Kejadian ini bermula ketika aparat berusaha untuk “menangani kaum tani yang mengambil tanahnya yang dirampas oleh PT WKS sebuah perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang merupakan anak dari Sinar Mas Grup”.
Ketika aksi dimulai aparat brimob setempat bergerak menggunakan kapal dari sungai datang ke daerah tersebut dan kaum tani berusaha mempertahankan diri. Terjadi cekcok antara massa aksi dengan aparat brimob. Selanjutnya, aparat lalu mengambil tindakan pembubaran paksa dengan dengan melakukan penembakan terhadap massa aksi. Tindakan brutal aparat ini mengakibatkan 1 orang tewas tertembak di bagian kepalanya. Kejadian Ini merupakan lanjutan dari kejadian sebelumnya yang terjadi sekitar sebulan lalu, dimana rakyat ketika itu juga direpresi dengan kekerasan ketika sedang mengadakan sholat di masjid di lahan yang menjadi milik kaum tani.
Di samping kasus itu, masih di propinsi jambi juga, terdapat sekitar 15 ribu pengungsi karena terusir dari tanah garapan kopi-nya di Lembah Masurai kab merangin. Ini adalah salah satu petaka yang dilahirkan oleh moratorium hutan Oslo pemerintah SBY. Moratorium ini adalah kedok SBY untuk memperoleh dana RADD yang tidak seberapa dengan mengorbankan jutaan rakyat IndonesiA. SBY dapat dana, Rakyat Kehilangan Tanah. Bencana ini hanya salah satu dari ribuan kasus lainnya yang segera menyusul dan mengusir jutaan kaum tani yang secara turun-temurun menguasai daerah hutan dan seluruh taman nasional di Indonesia.
Data ini bersifat sementara. Kawan-kawan setempat sedang melakukan investigasi dan mengumpulkan informasi mengenai penembakan itu. Informasi lebih lanjut mengenai kejadian ini akan terus diupdate.
Dukungan semua kawan sangat diharapkan baik individu dn organisasi apapun yang peduli dengan kaum tani, rakyat Indonesia dan anti kebijakan monopoli tanah rezim SBY. Kami berharap berita ini dapat disebarluaskan dari satu kawan ke kawan yang lainnya, dari satu organisasi ke organisasi lainnya.
“Tak ada demokrasi tanpa landreform”
Untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut kawan-kawan dapat menghubungi Agra Nasional dan SPI.
Sementara untuk kontak setempat kawan-kawan dapat menghubungi:
- sdr Arif (085266311925), Umi Syamsiatun (085266079341) Khusus mengenai Lembah Masurai
- Untuk Info mengenai kejadian di Senyerang dapat menghubungi Sdr Aidil (Ketua PPJ) dan Sdr Arif (085266311925).
Leave a Comment
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
